Tampilkan postingan dengan label MKG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MKG. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Agustus 2017

Elemen Cuaca dan Iklim

Cuaca berbicara tentang perilaku atmosfer pada tempat tertentu untuk periode waktu yang pendek. Cuaca dapat berubah dengan cepat. Bila kita mencari jawaban pertanyaan berikut ini, “Seberapa panas di luar?, Apakah hujan telah berhenti?, Apakah berawan atau banyak sinar matahari?, Berapa kelembaban udara? Mengapa terasa sangat gerah?”, maka kita sedang berbicara tentang cuaca.
Cuaca mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-hari, pekerjaan, dan kesehatan serta kenyamanan kita. Disamping dampak langsung pada manusia, cuaca mempunyai pengaruh kuat pada ekonomi dunia melalui pengaruh pada pertanian, transportasi, industri, penggunaan energi, sumber daya air, dsb.
Elemen cuaca dan iklim
Lalu, apa itu Iklim? Iklim suatu tempat adalah generalisasi dari kondisi cuaca untuk jangka waktu yang panjang. Data iklim membantu perencanaan dan membantu kita mengetahui apa yang diharapkan ketika mengunjungi suatu lokasi tertentu.
Sifat dasar cuaca dan iklim dinyatakan dalam istilah elemen dasar yang sama, antara lain : suhu udara, kelembaban, tipe dan jumlah awan, tipe dan jumlah presipitasi, kecepatan dan arah angin, dan tekanan udara. Elemen-elemen adalah kuantitas atau sifat yang dimiliki yang secara teratur diukur dan membentuk variabel dimana cuaca dan iklim dinyatakan.

Selasa, 04 Februari 2014

Mengenal Sirkulasi Atmosfer

Dalam mempelajari sirkulasi atmosfer, hal pertama yang harus kita perhatikan adalah skala dari sirkulasi atmosfer itu sendiri. Berikut adalah penjelasan mengenai skala sirkulasi atmosfer :

>>Microscale (Skala Mikro)
Ukuran: meter
Waktu : detik

>>Mesoscale (Skala Meso)
Ukuran: kilometer
Waktu : menit hingga jam

>>Macroscale (Skala Makro)
Terbagi menjadi :
1. Synoptic Scale (Skala Sinoptik)
Ukuran: 100-1000 kilometer
Waktu: hari
2. Global/Planetary Scale ( Skala Global/ Skala Planetari)
Ukuran : global
Waktu : Hari hingga minggu

Sirkulasi Skala Makro

Untuk memulai , bayangkan bumi sebagai suatu bidang yang tidak berotasi dengan karakteristik permukaan halus/rata dan  seragam .
Asumsikan bahwa matahari memanaskan daerah khatulistiwa lebih daripada daerah kutub .
Sebagai hasil asumsi, dua sel konveksi besar berkembang.



Gambar 1. Ilustrasi sederhana, sel tunggal konveksi atmosfer di Bumi yang tidak berotasi . " Sel tunggal "  baik di utara atau selatan khatulistiwa. ( The Athmosphere, Edisi ke 8 , Lutgens dan Tarbuck , edisi ke-8 , 2001 )

Pada asumsi selanjutnya : sekarang kita mungkinkan bumi untuk berotasi . Seperti yang diduga , udara yang menuju ke selatan (dari kutub utara) akan dibelokkan ke kanan . Sedangkan udara yang bergerak menuju ke utara dari kutub selatan akan dibelokkan ke kiri .

Namun, dengan melihat angin yang sebenarnya , bahkan setelah dirata-ratakan selama periode waktu yang panjang , kita menemukan bahwa kita tidak memperhatikan suatu jenis gerak. Pada tahun 1920-an model konseptual baru dibuat, yaitu menerangkan bahwa sirkulasi atmosfer memiliki tiga sel sirkulasi,tidak hanya sel Hadley tunggal . Ketiga sel lebih mewakili aliran angin khas di seluruh dunia.
Gambar 2. Ilustrasi ideal , tiga sel konveksi atmosfer di Bumi yang berotasi . (The Atmosphere , Edisi ke 8 , Lutgens dan Tarbuck , edisi ke-8 , 2001 )

Horse Latitudes/ Lintang Kuda
Lintang kuda adalah istilah yang digunakan untuk menyebut daerah subtropical high yaitu daerah diantara 30-35 derajat lintang utara dan selatan. Pada daerah ini terjadi tekanan udara yang tinggi diakibatkan oleh subsidensi sel hadley . Aliran turun udara biasanya bersifat kering dan tidak berasosiasi dengan adanya presipitasi.
Banyak daerah gurun di belahan bumi utaradan selatan yang ditemukan di dekat  lintang 30 °.

Doldrums / ITCZ
Terletak di dekat khatulistiwa , dodrums adalah wilayah di mana angin pasat/trade wind bertemu dan di mana gradien tekanan berkurang menciptakan angin teduh. Doldrums juga disebut zona konvergensi intertropis ( ITCZ ) .

Gambar 3. a) Ilustrasi angin pasat yang diidealkan dihasilkan oleh gradien tekanan dan Coriolis Force. b ) pola angin Aktual karena distribusi daratan (The Atmosphere, Edisi ke 8 , Lutgens dan Tarbuck , edisi ke-8 , 2001)

Karena kemiringan sumbu bumi dalam orbit yang menyebabkan variasi penerimaan penyinaran matahari di bumi , ITCZ akan bergeser ke utara dan selatan . ITCZ akan bergeser ke selatan pada bulan Januari dan ke utara pada bulan Juli .

Gambar 4. a) Pergeseran ITCZ ke arah Selatan pada bulan Januari . b) pergeseran ITCZ ke arah utara pada bulan Juli. (The Atmosphere, Edisi ke 8 , Lutgens dan Tarbuck , edisi ke-8 , 2001)

Angin monsun mempengaruhi pergeseran ITCZ. Monsun merupakan sistem angin yang menunjukkan pembalikan arah secara periodik. Monsun paling dikenal ditemukan di India dan Asia tenggara .
Monsun terjadi tidak hanya di Asia Tenggara dan India , tetapi juga di Amerika Utara . Mereka bertanggung jawab untuk peningkatan curah hujan di barat daya AS selama bulan-bulan musim panas dan kondisi sangat kering selama musim dingin .

Nah, diatas udah dibahas sekilas penjelasan mengenai sirkulasi atmosfer skala makro. Tunggu postingan-postingan berikutnya. ;)

by : red
source : http://*www.ux1.eiu.edu/~cfjps/1400/circulation*html

Kamis, 30 Januari 2014

Memahami Musim (bagian I)

Hampir seluruh energi yang mengendalikan variabel cuaca dan iklim Bumi  berasal dari Matahari.  Energi matahari tidak terdistribusikan serba sama (merata) pada permukaan Bumi. Jumlah energi yang diterima permukaan Bumi bervariasi terhadap lintang, waktu dari hari, dan musim dari tahun.
Posisi lintang sangat mempengaruhi jumlah penerimaan energi matahari suatu tempat. Pemanasan yang tidak sama dari bumi pada akhirnya menyebabkan angin dan mengendalikan sirkulasi permukaan dari lautan.

Tahukah kamu?
Angin adalah gaya pengendali utama dari arus laut permukaan. Di atas lautan, energi yang diteruskan ke badan air dari udara yang bergerak (angin) melalui gesekan. Tarikan yang dikerjakan oleh angin yang berhembus dengan tetap pada lautan menyebabkan lapisan permukaan air bergerak.
Gerakan atmosfer dan lautan yang memindahkan panas dari tropis ke kutub merupakan usaha tanpa akhir untuk mengimbangi penerimaan energi yang tidak merata. Hasil dari proses tersebut adalah fenomena yang kita namakan cuaca.
Untuk memahami bagaimana dinamika Bumi sebagai mesin cuaca bekerja, menjadi penting untuk memahami mengapa lintang yang berbeda memberikan dampak kuantitas penerimaan energi matahari yang berbeda. Dan juga, mengapa kita mempunyai musim?
Satu dari gerakan utama Bumi adalah rotasi, yaitu gerakan berputar dari Bumi pada sumbunya. Rotasi menghasilkan siklus harian dari siang dan malam. Satu rotasi memakan waktu 24 jam. Gerakan ke dua dari planet kita adalah revolusi, yaitu gerakan Bumi dalam orbitnya mengelilingi Matahari.

Tahukah kamu?
Satu putaran Bumi mengelilingi Matahari memakan waktu 365 1/4 hari. Orbit Bumi mengelilingi Matahari tidaklah benar-benar lingkaran, melainkan sedikit berbentuk ellips. Karenanya, jarak antara Bumi dan Matahari bervariasi.

Tahukah kamu?
Jarak antara Bumi dan Matahari rata-rata 150 juta km (93 juta mil). Setiap tahun, pada sekitar 4 Juli, Bumi berjarak dari Matahari sekitar 152 juta km (94 juta mil), lebih jauh dari setiap waktu lain dalam setahun. Kedudukan ini dinamakan aphelion.
Pada awal Januari, Bumi berada paling dekat dengan Matahari dibandingkan pada setiap titik dalam orbitnya, yaitu sekitar 147 juta km (91 juta mil). Kedudukan ini dinamakan perihelion.
Orbit bumi yang berbentuk ellips menghasilkan sedikit lebih banyak energi matahari dalam bulan Januari daripada bulan Juli.

 Lingkaran Illuminasi membagi siang dan malam

Variasi yang kecil dalam energi matahari yang diterima oleh Bumi krn orbit yang berbentuk ellips, mempunyai sedikit pengaruh pada suhu musiman. Perhatikan kenyataan Bumi terdekat ke Matahari selama winter di BBU.

Apa yang menyebabkan perubahan musiman?
Jika variasi jarak Bumi-Matahari bukan penyebab utama dari perubahan suhu musiman, apa yang bertanggung jawab? Variasi dalam lamanya siang hari bertanggung jawab bagi perbedaan suhu musiman. Hari-hari pada summer yang panjang menempatkan kita untuk mendapatkan radiasi matahari yang lebih banyak dibandingkan pada hari-hari winter yang pendek. Disamping variasi dalam panjang siang hari, perubahan musiman dalam sudut  Matahari di tengah hari di atas horizon adalah penyebab penting dari perubahan suhu musiman. Di summer,  Matahari di tengah hari adalah tertinggi di atas horizon. Ketika summer berganti ke winter, Matahari tengah hari didapati lebih rendah di langit.

 Lintasan harian Matahari

Perubahan sudut Matahari menyebabkan variasi jumlah energi mencapai permukaan Bumi.

 Perubahan sudut Matahari menyebabkan variasi jumlah energi mencapai permukaan Bumi

Makin dekat sudut Matahari ke 90 derajat, makin kuat cahaya matahari. Ketika sudut didapati lebih rendah, cahaya matahari menjadi lebih tersebar dan kurang kuat.
 Faktor lain yg dipengaruhi oleh perubahan sudut Matahari adalah ketebalan atmosfer yg dpt ditembus oleh cahaya. Ketika Matahari berada tepat di atas kepala, cahaya matahari menembus ketebalan hanya satu atmosfer. Cahaya yg datang pd sudut 30 derajat harus menempuh ketebalan 2 atmosfer, sedangkan pd sudut 5 derajat menempuh sekitar 11 atmosfer.


  Cahaya Mengenai Bumi pd Sudut Rendah Berjalan Menembus Atmosfer Lebih Panjang dan Mengalami Deplesi Lebih Besar
Makin panjang lintasan menembus atmosfer, makin besar kesempatan cahaya matahari akan diserap, dipantulkan, atau dibaurkan oleh atmosfer, dan kesemuanya itu akan mengurangi intensitas matahari di permukaan bumi. 

by : red
source : materi kuliah Meteorologi Umum

Rabu, 29 Januari 2014

Mengenal Meteorologi

    Pada postingan sebelumnya,telah kita bahas tentang pengertian meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Kali ini kita akan coba sedikit lebih mengenal mengenai Meteorologi.

    Meteorologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari atau membahas pembentukan dan gejala perubahan cuaca serta fisika yang berlangsung di atmosfer. Dalam ilmu meteorologi itu sendiri terdapat beberapa subbagian, antara lain:

  1.  METEOROLOGI SYNOPTIK : Yakni bagian dari ilmu meteorologi yang menitik beratkan pada gejala perubahan cuaca serta fisis yang terjadi di atmosfer pada skala ruang yang luas (100 s/d 5.000 km) dan dengan skala waktu harian hingga mingguan. Dalam mempelajari meteorologi sinoptik hampir tak lepas dari penggunaan peta sinoptik sebagai media bantu (semacam peta yang digunakan untuk menggambarkan hasil pengamatan parameter cuaca di seluruh wilayah yang mengadakan pengamatan cuaca di seluruh dunia).
  2. METEOROLOGI AEROLOGI : Yakni bagian dari ilmu meteorologi yang menitik beratkan dalam pengkajian keadaan cuaca atau fisis atmosfer lapisan atas permukaan bumi (secara vertikal).
  3. METEOROLOGI PENERBANGAN : Yakni bagian dari ilmu meteorologi yang mempelajari dan membahas keadaan cuaca untuk keperluan penerbangan.
  4. METEOROLOGI MARITIM : Yakni bagian dari ilmu meteorologi yang mempelajari dan membahas keadaan cuaca untuk keperluan pelayaran / pelayanan informasi maritim.
  5. METEOROLOGI PERTANIAN : Yakni bagian dari ilmu meteorologi yang mempelajari dan membahas keadaan cuaca untuk keperluan informasi kegiatan pertanian.
     Yang menjadi objek pengamatan dalam meteorologi adalah atmosfer itu sendiri dengan unsur-unsurnya yang berupa suhu udara, kelembaban udara, tekanan udara, angin, per-awan-an, penyinaran matahari, dan curah hujan.

     Selanjutnya, dalam mempelajari ilmu meteorologi, pasti tidak akan lepas dari beberapa istilah seperti cuaca, iklim, dan musim. Berikut pengertiannya :

  • Cuaca : Keadaan fisik atmosfer pada suatu saat (waktu tertentu) di suatu tempat, yang dalam waktu singkat (pendek) berubah keadaannya, seperti panasnya, kelembabannya, atau gerak udaranya
  • Iklim : Peluang statistik keadaan cuaca rata-rata atau keadaan cuaca jangka panjang pada suatu daerah, meliputi kurun waktu beberapa bulan atau beberapa tahun
  • Musim : Rentang waktu yang mengandung fenomena (nilai sesuatu unsur cuaca) yang dominan atau mencolok
     Cuaca berbicara tentang perilaku atmosfer pada tempat tertentu untuk periode waktu yang pendek. Cuaca dapat berubah dengan cepat. Bila kita mencari jawaban pertanyaan berikut ini, “Seberapa panas di luar?, Apakah hujan telah berhenti?, Apakah berawan atau banyak sinar matahari?, Berapa kelembaban udara? Mengapa terasa sangat gerah?”, maka kita sedang berbicara tentang cuaca.

     Cuaca mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-hari, pekerjaan, dan kesehatan serta kenyamanan kita. Disamping dampak langsung pada manusia, cuaca mempunyai pengaruh kuat pada ekonomi dunia melalui pengaruh pada pertanian, transportasi, industri, penggunaan energi, sumber daya air, dsb.

     Iklim suatu tempat adalah generalisasi dari kondisi cuaca untuk jangka waktu yang panjang. Data iklim membantu perencanaan dan membantu kita mengetahui apa yang diharapkan ketika mengunjungi atau berkegiatan di suatu lokasi tertentu.

     Ilmu meteorologi sangatlah menarik untuk dipelajari. Selain menarik, ilmu ini juga sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. So,gak ada ruginya untuk menambah pengetahuan kalian ttg cabang ilmu yg satu ini…

by : red

berbagai sumber

Pengertian Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika

     Mungkin bagi sebagaian besar kawan-kawan sudah tidak asing lagi dengan kata meteorologi, klimatologi dan geofisika. Tapi apakah kalian yakin telah mengetahui pengertiannya??
Well,,disini saya akan membahas pengertian masing-masing dari berbagai macam sumber.

     Mulai dari pengertian yang bisa dengan mudah kita cari melalui kamus online. Berikut ini pengertiannya.:

« Meteorologi
noun
1. ilmu pengetahuan tt ciri-ciri fisika dan kimia atmosfer (untuk meramalkan keadaan cuaca);
-- aeronautika meteorologi tt hubungan cuaca dan penerbangan; -- bahari 1 meteorologi tt interaksi antara lautan dan atmosfer;
2. meteorologi yg menyediakan layanan khusus untuk kegiatan pelayaran dan kelautan; -- dinamis meteorologi yg khusus tt gejala atmosfer dr segi kedinamisan; -- fisika meteorologi tt sifat fisik atmosfer; -- kesehatan meteorologi tt hubungan cuaca dan kesehatan manusia; -- percobaan meteorologi tt proses atmosfer dan gejala di dalamnya melalui percobaan laboratorium dan percobaan lapangan; -- pertanian meteorologi tt hubungan cuaca dan pertanian; -- radar meteorologi tt penjalaran gelombang radar di dl atmosfer dan kegunaan peralatan radar dl meteorologi; -- sinoptik meteorologi tt gejala atmosfer dng cara analisis peta cuaca untuk keperluan ramalan cuaca; -- teori meteorologi tt gejala atmosfer dr segi pandangan teori ilmiah; -- terapan meteorologi tt penggunaan data, analisis, dan ramalan cuaca untuk suatu bidang kegiatan

« Geofisika
noun
1. ilmu tt sifat-sifat alami bumi (panas, magnetisme, dsb) dan gejala-gejalanya (mencakupi bidang-bidang meteorologi, oseanografi, seismologi, vulkanologi, magnetisme, dan geodesi)

« Klimatologi
noun
1. ilmu tt sebab terjadi, ciri, dan pengaruh iklim thd bentuk fisik dan kehidupan di berbagai negeri yg berbeda; ilmu tt iklim


     Selanjutnya pengertian yang saya terima selama perkuliahan :
« Meteorolgi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari atau membahas pembentukan dan gejala perubahan cuaca serta fisika yang berlangsung di atmosfer.
« Geofisika adalah bagian dari ilmu bumi yang mempelajari bumi menggunakan kaidah atau prinsip-prinsip fisika.
« Klimatologi adalah cabang dari meteorologi yang mempelajari rata-rata gejala perubahan cuaca di atmosfer dalam jangka/kurun waktu yang sangat lama. (rujukan WMO : 30 tahun)


     Sedangkan menurut Undang Undang Republik Indonesia No. 31 th 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 yang dimaksud dengan:
« Meteorologi adalah gejala alam yang berkaitan dengan cuaca.
« Klimatologi adalah gejala alam yang berkaitan dengan iklim dan kualitas udara.
« Geofisika adalah gejala alam yang berkaitan dengan gempa bumi tektonik, tsunami, gravitasi, magnet bumi, kelistrikan udara, dan tanda waktu.

     Nah,,sekarang kawan-kawan sudah memiliki gambaran kan tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika kan??

by : red
berbagai sumber